
Untuk Saat Ini. Jose Mourinho memang masih menjabat sebagai pelatih Manchester United, Tetapi spekulasi soal pelatih yang lebih baik terus digemakan. Saat ini, Sudah ada dua nama yang terus diusulkan. Yakni, Mauricio Pochettino dan Zinedine Zidane.
Jose Mourinho sendiri menegaskan bahwa dia akan melakukan yang terbaik sampai akhir musim nanti. Kemungkinan pemecatan Mourinho pada pertengahan musim pun sangat kecil, Karena, Manchester United harus membayar denda masif.
Pada klausul kontrak Mourinho. Sudah tercatat bahwa pihak Manchester United harus membayar denda besar jika memecat Mourinho pada pertengahan musim. Tetapi, Jika Mourinho gagal membawa Manchester United finis di empat besar, Klausul tersebut berkurang, Manchester United tidak perlu membayar denda besar.
Tentu hal ini menimbulkan spekulasi pelatih siapa yang bisa menggantikan Mourinho di akhir musim nanti.
Tetapi. Legendaris Manchester United, Paul Scholes menyadari bila Zinedine Zidane adalah salah satu kandidat kuat pengganti Mourinho. Pertanyaannya, Apakah Zidane sudah mampu? Scholes sangat mengakui prestasi Zidane di Real Madrid, Tetapi Manchester United berada dalam kondisi yang sangat berbeda.
Apakah Zidane seseorang yang cocok dan tepat? Dia pergi ke Real Madrid, Yang sudah memiliki tim juara," Kata Scholes di Daily Mail dikutip oleh Detiksport24.
Tentu melatih Manchester United. Ini adalah pekerjaan yang sangat berbeda, Dia sendiri harus membangun kembali kepercayaan diri skuat yang tidak tampil begitu baik.
Dia sendiri melatih Real Madrid dengan banyaknya pemain hebat. Tentu itu memang sulit, Tetapi ini akan jadi tugas pembangunan kembali," tambah dia.
Tidak hanya itu. Bila fans Manchester United menuntut sepakbola menyerang, Seperti yang selalu mereka minta dari Mourinho, Maka tentu Zidane belum tentu pelatih yang tepat. Karena, Gaya bermain Zidane tidak demikian.
Selama menangani Real Madrid. Zidane adalah pelatih fleksibel yang berorientasi pada hasil, Bukan permainan ofensif. Zidane sendiri bisa mengubah taktik serangan dan taktik pertahanan demi menyesuaikan dengan tim lawan.
Pendekatan Zidane. Tentu ini malahan bisa jadi masalah lainnya jika suporter Manchester United ataupun fans nya ngotot melihat tim kesayangan mereka bermain dengan ofensif.
No comments:
Post a Comment